BUTON, JM- Bawaslu Kabupaten Buton melaksanakan kegiatan sosialisasi pengawasan Pemilu partisipatif dengan tema “Peran Perempuan Dalam Pengawasan Partisipatif Pemilu dan Pemilukada Serentak Tahun 2024” bertempat di Rumah Makan Kencana, Pasarwajo, Selasa (13/9/2022).
Kegiatan sosialisasi ini merupakan bukan kali pertama dilaksanakan Bawaslu Buton. Kalau sebelumnya pesertanya pemilih pemula, kali ini Bawaslu menyasar kelompok perempuan terdiri dari Ibu-ibu PKK dan Majelis Taklim di wilayah Kecamatan Pasarwajo.
“Kita sudah menyasar pemilu pemula melalui siswa SMA , hari ini Sasaran sosialisasi partisipatif kami yaitu kelompok perempuan. Pesertanya ada dari PKK dan Majelis Taklim,” kata Ketua Bawaslu Buton, Maman, SH ditemui usai kegiatan sosialisasi.
Lanjut Maman, dalam sosialisasi kepada kelompok perempuan itu, Bawaslu menyampaikan himbauan dan mengajak untuk turut serta terlibat aktif dalam pelaksanaan penyelenggaraan pesta demokrasi yang digelar setiap lima tahun ini.
“Selain kami menyampaikan kelompok perempuan untuk sama-sama berpartisipasi melakukan pengawasan pemilu ini, kami juga menyampaikan tata cara atau prosedur untuk melaporkan dugaan pelanggaran di Bawaslu,” tambahnya.
Ditempat yang sama, Koordinator Bidang Pengawasan Bawaslu Kabupaten Buton Irfan, S.Pd menerangkan, banyak komponen dari pemilih semua itu memegang posisi terpenting. Namun, Bawaslu meyakini perempuan khususnya ibu-ibu memiliki posisi terpenting dalam pendidikan keluarga. Untuk itu, Bawaslu melalui sosialisasi kali ini menitipberatkan kepada perempuan dalam hal ini ibu-ibu untuk memberikan pemahaman kepada keluarganya didalam pelaksanaan penyelenggaraan pesta demokrasi ini.
“Menurut kami perempuan adalah posisi terpenting dalam keluarga. Dia dapat mempengaruhi mental keluarga. Dia dapat mengarahkan pengetahuan yang baik terhadap keluarga. Maupun dia dapat sebagai benteng dalam filterisasi masukan-masukan atau pengaruh yang kurang baik terhadap pelaksanaan penyelenggaraan tahapan pemilu ini,” ujarnya.
“Semoga dengan adanya kegiatan sosialisasi pengawasan pemilu partisipatif yang ditujukan kepada ibu-ibu dalam hal ini perempuan diharapkan apa yang telah kami sampaikan pada sosialisasi ini bisa disampaikan kepada pihak lain utamanya keluarga agar pelaksanaan seluruh tahapan sampai dengan hari H berjalan tanpa kendala utamanya yang berkaitan dengan pelanggaran di setiap tahapan ataupun pelanggaran yang terjadi pada saat pemungutan suara,” harapnya. (adm)






















