Jurnalmasyarakat.com, Baubau- PT. Pembangkit Listrik Nasional (PLN) melalui Unit Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Baubau melaksanakan penanaman bibit pohon mangrove di kawasan pesisir Kota Baubau, pada Kamis ( 26/6/2025).
Penanaman bibit pohon mangrove itu berlangsung di dua desa yakni Desa Lowu-Lowu dan Desa Kolese. Sebanyak 550 bibit pohon mangrove yang ditanam oleh PLTMG Baubau. Selain PLTMG Baubau, aksi menghijaukan kawasan pesisir ini juga melibatkan pemerintah kelurahan, pemuda, dan masyarakat pesisir.
Manager Unit PLTMG Baubau, Sigit Pramono mengatakan penanaman ratusan bibit pohon mangrove itu merupakan wujud kepedulian dari PLTMG Baubau dalam menjaga ekosistem lingkungan, salah satunya dengan penghijauan di area pesisir.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan kepedulian nyata terhadap kelestarian lingkungan di wilayah operasional kami. Menyalurkan energi bukan hanya soal listrik, tapi juga soal kepedulian. Kami percaya energi yang baik harus dibarengi dengan kontribusi positif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar,” ujar Sigit Pramono.
Menurutnya, mangrove sangat berperan penting dalam menjaga stabilitas pantai, mencegah abrasi, dan menjadi tempat hidup bagi banyak biota laut. Untuk itu, dengan menanam 550 bibit mangrove ini, PLTMG Baubau diharapkan dapat berkontribusi terhadap ketahanan ekosistem pesisir dan pencegahan abrasi laut.
Sebagai bagian dari keluarga besar PLN Nusantara Power Services, PLTMG Baubau terus berinovasi dalam membangun pembangkit yang efisien, bersih, dan berkelanjutan. Salah satunya melalui kegiatan CSR ini merupakan bagian dari wujud kepedulian terhadap lingkungan hidup, yang mengintegrasikan antara layanan kelistrikan dengan tanggung jawab sosial dan pelestarian alam. (Red)



















