Jurnalmasyarakat.com, Baubau- Program kerja Walikota dan Wakil Walikota Baubau, Yusran Fahim – Hamsinah Bolu dalam meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat mendapat apresiasi dari Kantor Kepresidenan RI.
Deputi Bidang Komunikasi dan Informasi Kantor Komunikasi Kepresidenan RI, Isra Ramli memuji program kerja Walikota Baubau melalui program MAKESA ( Mari Cek Kesehatan) Gratis.
Menurutnya, program MAKESA mendekatkan dan memperluas cakupan layanan kesehatan pada masyarakat. Disamping itu kelebihannya, disertakan juga dokter dan apoteker, sehingga masyarakat bisa berkonsultasi dan mendapatkan penanganan awal dan pemberian obat-obatan awal.
“Tadi saya cek hingga hari ini pelaksanaan MAKESA di Kota Baubau ini sudah lebih dari 3000 orang masyarakat yang ikut serta dalam program. Dan ini tidak lain dan tidak bukan dalam rangka untuk peningkatan kualitas kesehatan serta dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia,” kata Isra Ramli dalam keterangan persnya saat mengecek kegiatan MAKESA di Kotamara, Sabtu (14/06/2025).
Sementara itu, secara nasional tambah Isra Ramli, cek kesehatan gratis yang sudah berjalan lebih dari 5 bulan ini untuk jumlah pemerima manfaatnya telah mencapai 8 juta lebih di seluruh Indonesia. Sedangkan untuk di Kota Baubau sudah 3000 lebih dan juga untuk se Sulawesi Tenggara Kota Baubau ini adalah kota yang paling maju dalam pelaksanaan cek kesehatan gratis ini.
“Kemarin, kita sudah tinjau 3 puskesmas dan kita lihat pelayanan kesehatan sangat luar biasa dan petugasnya luar biasa sangat semangat bekerja, peralatan tersedia dengan baik dan masyarakatnya sangat antusias untuk memeriksakan kesehatan mereka. Kita juga sudah melakukan kunjungan ke rumah sakit banyak juga sarana dan prasarana pemeriksaan kesehatan dan penanganan kesehatan yang sudah tersedia,”ungkapnya.
Dijelaskan, saat ini untuk fasilitas di RSUD sudah tersedia. Bahkan, yang bikin dirinya kaget ternyata di Kota Baubau ini sudah ada fasilitas DSA atau fasilitas cuci otak. Namun demikian, yang menjadi masalah adalah kekurangan sumber daya manusia dan dukungan dari pembiayaan untuk melaksanakan untuk memberikan pelayanan. Diharapkan, kedepan alat-alat yang canggih-canggih agar bisa segera di fungsikan untuk memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik kepada masyarakat Kota Baubau.
Sementara itu, Walikota Baubau Yusran Fahim mengatakan, pelaksanaan program MAKESA gratis sebagai bentuk dukungan percepatan pelaksanaan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) di lingkungan Pemkot Baubau dalam mewujudkan asta cita Presiden dan Wakil presiden republik indonesia yang juga merupakan quick win 100 hari kerja bersama wali kota baubau dan wakil wali kota baubau pada peningkatan layanan kesehatan.
Menurut orang nomor satu di Kota Baubau ini, MAKESA gratis upaya untuk mendekatkan dan memperluas cakupan layanan kesehatan pada masyarakat. Dengan mengajak seluruh masyarakat Kota Baubau untuk membudayakan cek kesehatan secara berkala, memperluas jangkauan pemeriksaan kesehatan dan sekaligus menyampaikan kepada masyarakat bahwa pelayanan cek kesehatan tidak dipungut biaya dalam hal ini gratis. Hal ini bertujuan melakukan deteksi dini terhadap kondisi kesehatan yang berpotensi berkembang menjadi penyakit serius.
“Cek kesehatan gratis diharapkan dapat mengurangi beban pelayanan kesehatan rujukan serta meningkatkan produktivitas masyarakat, kualitas hidup dan angka harapan hidup masyarakat kota baubau dalam mewujudkan visi dan misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Baubau yakni Baubau Kota budaya yang ramah, cerdas, sejahtera dan bermartabat,”ujarnya.
Ditambahkan, program MAKESA gratis dari Pemkot Baubau kepada seluruh masyarakat dilaksanakan di area publik dan pemeriksaan kesehatan gratis juga dilaksanakan di fasilitas kesehatan primer seperti puskesmas dan fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama lainnya yang bekerja sama dengan bpjs dan layanan kesehatan door to door. (Red)



















