Jurnalmasyarakat.com, Busel- Tiga Pejabat Pemkab Buton Selatan lolos menjadi calon sekretaris daerah (sekda) Buton Selatan setelah melalui serangkaian proses seleksi.
Tiga nama yang menempati tiga besar itu adalah Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan Sekretariat Daerah, La Ode Harwanto, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM, La Ode Firman Hamza, dan Kepala Dinas Kebudayaan Buton Selatan, La Ode Haerudin.
Taga nama tersebut diumumkan berdasarkan Pengumuman Nomor: 11/PANTAP-SEKDA/XI/2025 tanggal 18 November 2025 yang ditandatangani oleh Ketua Panitia Seleksi.
Selanjutnya, Panitia Seleksi akan menyampaikan hasil seleksi terbuka kepada Bupati Kabupaten Buton Selatan. Kemudian, Bupati akan memproses Rekomendasi Persetujuan Hasil kepada Badan Kepegawaian Negara.
Setelah itu, akan diterbitkan Surat Persetujuan dari Komisi Aparatur Sipil Negara untuk diteruskan kepada Gubernur guna memperoleh persetujuan tertulis sebelum penetapan Sekretaris Daerah Kabupaten Buton Selatan.
Kepala Sekretariat Panitia Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Buton Selatan, Samali, mengatakan tiga nama tersebut telah melalui proses seleksi ini yang dilaksanakan secara transparan dan profesional melalui beberapa tahapan seleksi.
“Tahapan tersebut meliputi seleksi berkas, asesmen kompetensi manajerial, seleksi wawancara peserta, hingga akhirnya menetapkan tiga nama yang memenuhi persyaratan formal,” jelasnya.
Setelah melewati seluruh tahapan tersebut, Panitia Seleksi melakukan penilaian akhir berdasarkan bobot nilai kompetensi, integritas, dan kesiapan kepemimpinan.
Panitia Seleksi menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi. Seluruh peserta merupakan figur yang memiliki potensi, dan tidak tercantum dalam tiga besar bukan akhir dari perjalanan karier, melainkan bagian dari proses pembelajaran dan pengembangan diri.
“Kepada peserta yang belum masuk dalam tiga besar, Panitia menyampaikan pesan tulus agar menerima hasil ini dengan lapang dada dan jiwa besar. Proses seleksi ini merupakan pengalaman berharga dan kesempatan untuk terus bertumbuh,” ujarnya. (adm)



















