Jurnalmasyarakat.com, Buton- Bupati Buton Alvin Akawijaya Putra, menyampaikan apresiasi atas kinerja Tim Pengawasan Orang Asing yang dinilai telah bekerja maksimal dalam menjaga wilayah dari ancaman kejahatan lintas negara, termasuk penyelundupan manusia.
Pernyataan tersebut disampaikan saat membuka Rapat Koordinasi Pengawasan Orang Asing yang digelar oleh Kantor Imigrasi Kelas II Non-TPI Baubau di salah satu rumah makan di Pasarwajo, Rabu (22/10/2025).
Bupati menyebut, Kabupaten Buton sebagai wilayah pesisir yang kaya sumber daya alam memang menjadi daya tarik bagi orang asing, baik yang datang untuk bekerja maupun berwisata. Karena itu, pengawasan terhadap aktivitas warga negara asing (WNA) menjadi sangat penting guna menjamin stabilitas sosial dan ekonomi daerah.

“Kinerja dari tim keimigrasian sangat baik, karena baru-baru ini berhasil menggagalkan upaya penyelundupan manusia. Kami sangat mengapresiasi upaya tersebut,” ujar Alvin.
Ia menambahkan, keberadaan warga asing sejatinya juga dapat memberikan kontribusi positif jika dikelola dengan baik. “Harapannya, kehadiran mereka bisa meningkatkan Pendapatan Asli Daerah dan menggerakkan ekonomi lokal,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non-TPI Baubau, Muhammadka Bakri, menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan forum untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam menjaga wilayah dari potensi pelanggaran keimigrasian.

“Kabupaten Buton memiliki banyak pelabuhan yang kerap dimanfaatkan oleh orang asing. Maka, pengawasan tidak bisa dilakukan sendiri oleh Imigrasi, melainkan harus melibatkan pemerintah daerah dan unsur aparat keamanan,” jelas Muhammadka.
Melalui forum tersebut, diharapkan terjalin kerja sama yang lebih erat antar-instansi dalam menyusun strategi pengawasan dan penanganan WNA secara terpadu, sejalan dengan amanat Peraturan Presiden tentang Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA). (adm)




















