Jurnalmasyarakat.com, Baubau- Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau, Sulawesi Tenggara komitmen mendukung penyelenggaraan ibadah haji yang berkualitas.
Salah satu bentuk konkret dari komitmen tersebut adalah penyediaan bantuan biaya lokal bagi jemaah haji.
Program ini diharapkan dapat meringankan beban dalam proses keberangkatan, pelaksanaan manasik, dan akomodasi daerah.
Hal ini diungkapkan Pj Sekda Kota Baubau La Ode Fasikin, S.Pi, M.Si mewakili Wali Kota Baubau pada pembukaan Manasik Haji di aula Kementerian Agama Kota Baubau Selasa (15/4/2025).
Menurut La Ode Fasikin, bantuan yang diberikan Pemkot Baubau adalah bagian dari tanggung jawab dalam menghadirkan pelayanan publik yang responsif dan berpihak pada kebutuhan masyarakat, khususnya dalam urusan keagamaan.
Pihaknya meyakini, bahwa investasi dalam ibadah umat adalah investasi dalam keberkahan daerah.
Dikatakannya, Pemkot Baubau juga akan terus berkoordinasi dengan Kementerian Agama dan semua pihak agar proses pelaksanaan haji, mulai dari manasik hingga kepulangan, berjalan dengan lancar, aman, dan nyaman.
La Ode Fasikin berharap melalui kegiatan manasik haji, para calon jemaah haji dapat dibekali dengan pengetahuan, keterampilan, dan pemahaman yang mendalam mengenai seluruh rangkaian ibadah yang akan dilaksanakan di tanah suci.
“Ini adalah fase penting untuk memperkuat kesiapan fisik, mental, spiritual, dan sosial,” ujarnya.
Lebih dari itu, manasik juga merupakan pendidikan akhlak, karena dalam pelaksanaan ibadah haji, tidak hanya kesempurnaan fiqih yang dituntut, namun juga kesabaran, empati, serta akhlak mulia.
Di tengah lautan manusia dari berbagai bangsa dan latar belakang, Allah menguji hamba-Nya: siapa yang mampu menahan emosi, menjaga lisan, dan mendahulukan ukhuwah. (red)






















