KENDARI.JM- Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Ali Mazi menunda pelantikan terhadap Penjabat (Pj) Bupati Muna Barat (Mubar) dan Buton Selatan (Busel) yang seyogyanya akan dilakukan 23 Maret 2022.
Untuk mengisi kekosongan jabatan Kepala daerah pada kabupaten Mubar dan Busel Gubernur Sultra telah mengeluarkan keputusan Gubernur yang menunjuk Sekda masing-masing Kabupaten menjadi Pelaksana harian (Plh)Bupati sejak 22 Mei 2022.
Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sultra, Muh.Ridwan Badallah melalui siaran pers resmi Pemprov Sultra sebagai respon atas dinamika yang terjadi dalam beberapa jam terakhir terkait keputusan Mendagri perihal penetapan Pj Mubar, Busel dan Buteng.
“Masa jabatan PLH Bupati akan berlangsung selama seminggu dan jika belum ada pelantikan akan dilakukan perpanjangan kembali selama seminggu kemudian sehubungan dengan itu Gubernur Sultra sesegera mungkin melakukan konsultasi kepada Kemendagri demi percepatan penyelesaian persoalan penunjukan Pj Bupati pada dua Kabupaten tersebut,” katanya.
Dia menjelaskan Pemprov Sultra melakukan penundaan pelantikan terhadap Pj Bupati Mubar dan Busel mengingat Gubernur Sultra masih akan melakukan konsultasi kepada Kemendagri. Konsultasi itu ditempuh untuk memperoleh penjelasan mengenai penetapan Pj Bupati Mubar dan Busel yang tidak mempertimbangkan usulan Gubernur sedangkan penetapan Pj Buteng justru mempertimbangkan usulan Gubernur.
“Terkait tudingan kepada Gubernur Sultra agar tidak membuat gaduh kami kembali menegaskan bahwa Gubernur Sultra tidak bermaksud melakukan pembatalan terhadap SK Mendagri terkait penetapan Pj Mubar dan Busel tetapi menunda pelantikan dan memperoleh kejelasan atas ditetapkannya dua Pj Bupati dengan tidak mempertimbangkan usulan Gubernur,” tandasnya.
Ridwan Badallah menambahkan Gubernur Sultra akan melakukan pelantikan terhadap Pj Bupati Buteng dengan mempertimbangkan bahwa penunjukan Pj Bupati Kabupaten tersebut mempertimbangkan usulan Gubernur. Adapun Pelantikan akan dilaksanakan di Kota Kendari 23 Mei 2022 bersamaan dengan pelantikan Walikota Baubau defenitif, La Ode Ahmad Monianse. (adm)



















