Jurnalmasyarakat.com, Kolaka Timur- Seiring masih terjadinya gempa susulan, Bupati Kolaka Timur (Koltim) Abdul Azis meliburkan aktivitas pembelajaran di sekolah mulai Kamis 30 Januari 2025.
Hal tersebut tertuang dalam Surat Edaran Bupati Koltim Nomor 100.3.4.3/67 Tahun 2025 Tentang Himbauan Potensi Bencana Gempa Bumi, tertanggal 29 Januari 2025.
“Seluruh jenjang satuan pendidikan/sekolah, aktivitas belajar mengajar dihentikan sementara atau diliburkan. Aktivitas belajar mengajar akan kembali dilaksanakan setelah dilakukan evaluasi dan menunggu informasi resmi dari Pemerintah/Pusat Penanggulangan Bencana/Pihak Berwenang,” tulis Abd Azis melalui surat edaran tersebut, Rabu (29/1).
Meskipun gempa belum menimbulkan korban jiwa dan kerusakan yang berarti, Bupati Koltim tetap mengimbau masyarakat di wilayahnya untuk tetap tenang dan waspada.
”Mari kita saling menjaga dan memperkuat solidaritas antar sesama. Semoga Allah Subhanahu Wata’ala senantiasa melindungi kita semua dari musibah. Tetap waspada, tetap tenang, dan selalu jaga kesehatan,” ujarnya.
Untuk diketahui, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kendari mencatat sebanyak 178 kali gempa bumi susulan yang terjadi di Koltim hingga 29 Januari 2025.
Peristiwa gempa bumi di Koltim tersebut merupakan rangkaian dari gempa utama yang terjadi pada Jumat (24/1) dengan magnitudo 4,9. Bahkan, yang terbesar pada Rabu (29/1) dengan kekuatan magnitudo 5,1.
“Mayoritas gempa akibat aktivitas tektonik pada wilayah dangkal yang berpusat di Kecamatan Lalolae,” kata Kepala Stasiun Geofisika Kendari Rudin dikutip dari antaranews. (adm)



















